Menu

PENGARUH KOMPENSASI MANAJEMAN DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN PAJAK PERUSAHAAN

0 Comment

PENGARUH KOMPENSASI MANAJEMAN DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN PAJAK PERUSAHAAN
(Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

NASKAH PUBLIKASI
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai
Derajad Sarjana Ekonomi

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Oleh :Dhina Kristina
201110170311165
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2018
PENGARUH KOMPENSASI MANAJEMAN DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN PAJAK PERUSAHAAN
(Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)
Dhina Kristina
Eny Suprapti
Nur Thoufan
Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Malang
Email : [email protected]
Title (The Effect of Management Compensation and Corporate Governance on Corporate Tax Management ) (Empirical Study on Manufacturing Companies Registered on the Indonesia Stock Exchange)
This study examines corporate governance influencing tax management behavior and contributes to the literature on corporate governance. This research is management compensation and corporate corporate governance mechanism, in managing taxes to improve performance. This study found that there was a significant positive effect on management compensation variables in corporate tax management in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. There is a significant positive effect on the variable Corporate Governance on corporate tax management in Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Management compensation has a dominant influence on corporate tax management in Manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange.

Keywords: ETR cash, corporate governance, management compensation, tax managemen.

Pendahuluan
Permasalahan Corporate Governance Indonesia semakin mendapat perhatian khusus setelah terjadinya krisis keuangan pada tahun 1997-1998. Survei Price Water HouseCoopers atas investor internasional pada tahun 2002 menunjukkan bahwa Indonesia pada saat itu menduduki posisi terbawah dalam hal audit dan kepatuhan, akuntabilitas terhadap pemegang saham untuk membandingkan kerangka governance Indonesia dengan Negara lain pada satu wilayah (Forum for Corporate Government in Indonesia, 2008).
TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS
Kompensasi Manajernen
Perencanaan kompensasi manajemen adalah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk memberikan kompensasi kepada manajer—manajer dan kompensasi dapat juga diartikan sebagai semua bentuk kembalian (return) keuangan, jasa jasa berwujud, dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawan sebagai bagian dari sebuah hubungan kepegawaian. Kompensasi dapat berupa gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan.

Corporate Governance
Corporate governance adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan,serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola pemisahan juga mencakup huhungan antara para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan.
Manajemen Pajak
Manajemen pajak merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh manajemen perusahaan. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa pengelolaan pajak merupakan aktivitas yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dan memberikan manfaat kepada pemegang saham (Graham dan Tucker, 2006: Desai dan Dharmapala. 2006). Hal ini dapat menimbulkan perbedaan kepentingan ekonomis antara pihak prinsipal dan para manajer selaku agen.

Perumusan Hipotesis
Tujuan Corporate Governance adalah untuk mengatasi masalah yang muncul akibat konflik kepentingan antara pemilik perusahaan dengan manajemen. Manajemen tidak akan bertindak untuk kepentingan pemegang saham jika tidak bermanfaat bagi mereka sendiri. Hipotesis dalam penelitian ini sebagai berikut:
H1: Kompensasi manajemen berpengaruh positif terhadap manajemen pajak Perusahaan
Penerapan Corporate Governance dapat mendorong manajemen mengelola perusahaan lebih efisien dan menerapkan langkah-langkah yang tepat untuk kepentingan perusahaan. Oleh karenanya, penerapan Corporate Governance akan meningkatkan kinerja perusahaan melalui pengelolaan pajak yang efisien. Berdasarkan uratan, hipotesis penelitian ini sebagai berikut:
H2 : Corporate Governance berpengaruh positif terhadap manajemen pajak perusahaan
METODE PENELITIAN
Obyek Penelitian
Pengambilan dilakukan diperusahaan manufaktur di BEI dan sampel selama 2 tahun.

sampel yang diambil sebagai berikut:
Perusahaan data lengkap 157
Perusahaan tidak listing ditahun 2015-2016 (30)
Perusahaan yang tidak menggunakan Laporan Keuangan dengan mata uang rupiah (50)
Perusahaan yang tidakmengungkapan data kompensasi direksi (17)
Perusahaan yangtidak memiliki nilai ETR antara 0 dan l (30)
Jumlah 30
Variabel Dependen
Manajemen Pajak
Manajemen pajak merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh manajemen perusahaan. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa pengelolaan pajak merupakan aktivitas yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dan memberikan manfaat kepada pemegang saham (Graham dan Tucker, 2006: Desai dan Dharmapala. 2006). Hal ini dapat menimbulkan perbedaan kepentingan ekonomis antara pihak prinsipal dan para manajer selaku agen. Perhitungan dapat dijabarkan sebagai berikut:
CETR =Cash Taxes Paid itPre Tax Income itVariabel Independen
Kompensasi Manajemen
Perencanaan kompensasi manajemen adalah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk memberikan kompensasi kepada manajer-manajer dan kompensasi dapat juga diartikan sebagai semua bentuk kembalian (return) keuangan, jasa jasa berwujud, dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawan sebagai bagian dari sebuah hubungan kepegawaian. Kompensasi dapat berupa gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan.

Kompensasi=Gaji dan Upah+Tunjangan dan PelayananPenerapan Corporate Governance
Corporate governance adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan,serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi.
CG=Komisiaris Independen? Dewan KomisarisJenis Penelitian dan Sumber Data
Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menekankan pada pengujian teori melalui pengukuran variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis data dengan prosedur statistik
Sumber Data
Jenis data menggunakan data sekunder dan sumber data diperoleh di Bursa Efek Indonesia berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur.

Teknik Analisis Data
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Analisis digunakan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara variabel independen dan variabel dependen untuk kinerja pada masing-masing perusahaan baik secara parsial maupun secara simultan. Analisis ini untuk mengetahui pengaruh beberapa variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y). Analisis linier berganda ini dilakukan dengan uji koefisien determinasi uji “t” dan uji “F”. Model regresi dalam penelitian ini sebagai berikut :20891513335Y = ? + ?1 . X1 + ?2 . X2 + ?
00Y = ? + ?1 . X1 + ?2 . X2 + ?

Dimana :?= Konstanta
?= kesalahan Residual
?1-?2= Koefisien Regresi
Y= CETR
X1=Kompdir
X2= CG
Hasil Analisis Regresi Linier Berganda
Pada bagian ini dilakukan analisis data mengenai pengaruh kompensasi manajemen dan Corporate Governance terhadap manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda tersebut maka dapat diuraikan sebagai berikut:
Persamaan Regresi Linier Berganda
Hasil analisis regresi linier berganda yang telah dilakukan untuk mengetahui koefiensi masing-masing variabel maka dapat disajikan pada tabel 4.8 berikut:
Tabel 4.8
Hasil Analisis Regresi Linier Berganda

Sumber: Output SPSS.

Berdasarkan hasil analisis regresi maka dapat dirumuskan suatu persamaan regresi berganda sebagai berikut:
Y = -0,010+0,675X1+ 0,188X2
Dari persamaan regresi linier berganda, maka dapat diartikan sebagai berikut :Y= Variabel terikat yang nilainya akan diprediksi oleh variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat adalah manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

a = -0,010 merupakan nilai konstanta, yaitu estimasi darimanajemen pajak perusahaanpada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, jika variabel bebas yang terdiri dari variabel kompensasi manajemen dan Corporate Governance konstan atau sama dengan nol (0) maka manajemen pajak perusahaanpada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesiamengalami penurunan sebesar 0,010.

b1= 0,675 merupakan besarnya kontribusi variabel kompensasi manajemen yang mempengaruhi manajemen pajak perusahaanpada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Koefisien regresi (b1) sebesar 0,675 dengan tanda positif. Jika variabel kompensasi manajemenberubah atau mengalami kenaikan satu satuan maka manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesiaakan naik sebesar 0,675.

b2= 0,188 merupakan besarnya kontribusi variabel Corporate Governance yang mempengaruhi manajemen pajak perusahaanpada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Koefisien regresi (b2) sebesar 0,188 dengan tanda positif. Jika variabel Corporate Governance berubah atau mengalami kenaikan satu satuan maka manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesiaakannaik sebesar 0,188.

e = 0,142 merupakan nilai residu atau kemungkinan kesalahan dari model persamaan regresi, yang disebabkan karena adanya kemungkinan variabel lainnya yang dapat mempengaruhi variabel Y tetapi tidak dimasukkan kedalam model persamaan.

Gambaran Umum Penelitian
Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan Manufaktur yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia dan mengumpulkan data perusahaan manufatur tersebut selama dua periode berjalan yaitu tahun 2015-2016. Jumlah total perusahaan manufaktur yaitu sebanyak 2015-2016 yaitu sebanyak 157 perusahaan. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan maka jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 30 perusahaan.
Kompensasi Manajemen
Nilai N pada output menunjukkan bahwa observasi atau sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sejumlah 60 dan tidak terdapat data yang hilang. Nilai minimum kompensasi manajemen adalah 0,128 hal ini menunjukkan bahwa dari 60 amatan yang digunakan dalam penelitian ini nilai terkecilnya adalah 0,128.Nilai maksimum kompensasi manajemen adalah 0,991 hal ini menunjukkan bahwa dari 60 amatan yang digunakan dalam penelitian ini nilai maksimumnya adalah 0,991. Nilai mean pada variabel kompensasi manajemen menunjukkan nilai rata-rata. Nilai mean menunjukkan nilai pemusatan data, artinya dari ke-60 amatan, nilai berpusat pada 0,19577. Standart deviation biasa digunakan untuk menunjukkan nilai penyebaran data berdasarkan rata-rata dengan nilai sebesar 0,228233.

Corporate Governance
Nilai N pada output menunjukkan bahwa observasi atau sampel yang digunakan sejumlah 60 amatan dan tidak ada amatan yang hilang. Nilai minimum Corporate Governance adalah 0,177 hal ini menunjukkan bahwa dari 60 amatan yang digunakan dalam penelitian ini nilai terkecilnya adalah 0,177.Nilai maksimum Corporate Governance adalah 0,920 hal ini menunjukkan bahwa dari 60 amatan yang digunakan dalam penelitian ini nilai maksimumnya adalah 0,920. Nilai mean pada variabel Good Corporate Governance menunjukkan nilai rata-rata. Nilai mean menunjukkan nilai pemusatan data, artinya dari ke-60 amatan, nilai berpusat pada 0,25712 dengan standart deviation biasa digunakan untuk menunjukkan nilai penyebaran data berdasarkan nilai rata-rata yaitu sebesar 0,255817.

Manajemen Pajak Perusahaan
Nilai N pada output menunjukkan bahwa observasi atau sampel yang digunakan sejumlah 60 amatan dan tidak ada amatan yang hilang. Nilai minimum manajemen pajak perusahaan adalah 0,150 hal ini menunjukkan bahwa dari 60amatan yang digunakan dalam penelitian ini nilai terkecilnya adalah 0,150. Nilai maksimum manajemen pajak perusahaan adalah 0,899 hal ini menunjukkan bahwa dari 60 amatan yang digunakan dalam penelitian ini nilai maksimumnya adalah 0,899. Nilai mean pada variabel manajemen pajak perusahaan menunjukkan nilai rata-rata. Nilai mean menunjukkan nilai pemusatan data, artinya dari ke-60 amatan, nilai berpusat pada 0,17018 dengan nilai standart deviation biasa digunakan untuk menunjukkan nilai penyebaran data berdasarkan rata-rata diperoleh nilai sebesar 0,17018.

Pembahasan Hasil Penelitian
Pengaruh kompensasi manajemen Terhadap manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa besaran signifikansi kompensasi manajemen sebesar 0,000< 0.05, artinya bahwa secara parsial variabel kompensasi manajemen berpengaruh secara signifikan positif terhadap manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kompensasi manajemen dapat meningkatkan manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Pengaruh Corporate Governance Terhadap manajemen pajak perusahaan yang terdapat di perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI.

Hasil analisis dapat diketahui bahwa besaran signifikansi Corporate Governancesebesar 0,028< 0.05, artinya bahwa secara parsial variabel Corporate Governance berpengaruh secara signifikan positif terhadap manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sehingga menunjukkan semakin tinggi Corporate Governance dapat meningkatkan manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI.

Kesimpulan Dan Saran
kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut :
Terdapat pengaruh yang signifikan positif variabel Corporate Governance terhadap manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Kompensasi manajemen terdapat berpengaruh dominan terhadap manajemen pajak perusahaan pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Keterbatasan Penelitian
Keterbatasan dalam penelitian ini Corporate Governance hanya diukur dengan menggunakan komisaris independen yang mempengaruhi manajemen pajak perusahaan.

Saran
Saran bagi peneliti lain yang berminat untuk melanjutkan penelitian ini diharapkan untuk menambah kan variabel lain yang dapat mempengaruhi manajemen pajak. Selain itu diharapkan menambah periode tahun pengamatan sebaiknya diperpanjang dengan periode atau rentang waktu yang berbeda dan menambah jumlah perusahaan yang menjadi sampel penelitian.

DAFTAR PUSTAKA
Ghozali, Imam. 2011. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan
Program SPSS”. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, Imam. 2013. “Aplikai Analisis Multivarite dengan SPSS”
Edisi Keempat, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Hendra Putra Irawan. 2013. Pengaruh Kompensasi Manajemen dan
Corporate governance Terhadap Manajemen Pajak Perusahaan. Skripsi Fakultas Ekonomi Program Ekstensi Akuntansi, Depok.

Graham, J.R., &tucke, A.L. (2006). Tax Shelter and Corporate Debt Policy.
Journal of Financial Economics, 81 (3), 463-594
Novriansyah Zulkarnaen. 2015. Pengaruh Good Corporate Governance
Terhadap Manajemen Pajak. Jurnal Bisnis dan Manajemen, Vol, 5, No. 1 April. 105-118.

Hendra Putra Irawan. 2007 . Pengaruh Penerapan Corporate governance
Terhadap Kemungkinan Perusahaan Mengalami Financial Distress. Skripsi Fakultas Ekonomi Program Study Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok.

Melinda. 2013. Pengaruh Corporate governance Terhadap Manajemen
Pajak. Skripsi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang.
Minnick, Kristina dan Tracy Noga. 2010. “Do Corporate
governance Characteristics Influence Tax Management?”. Journal of Corporate Finance, 16, 703-718.

BernadH..2011. “Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Pajak
(StudiKasusPada Perusahaan Non Keuangan Yang Terdaftar di BEI)” Skripsi Tidak Dipublikasikan, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.

Irawan, Hendradan Aria F. 2012. “Pengaruh Kompensasi Manajemen dan
Corporate Governance terhadap Manajemen Pajak Perusahaan”. Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin 20-23 September 201.

x

Hi!
I'm Kim!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out