Menu

Bab I Pendahuluan Latar Belakang Pemanasan global merupakan salah satu isu yang sedang dibicarakan belakangan ini

0 Comment

Bab I Pendahuluan
Latar Belakang
Pemanasan global merupakan salah satu isu yang sedang dibicarakan belakangan ini. Secara umum pemanasan global diartikan sebagai naiknya suhu permukaan bumi. Pemanasan global terjadi dikarenakan peningkatan kadar gas rumah kaca seperti (CO2, CH4, NOx, SOx, dan CFC) yang umumnya disebabkan oleh aktivitas manusia (Karyono, 2010). Banyaknya populasi manusia dan aktivitasnya yang menambah jumlah gas rumah kaca, tingginya tingkat kemacetan sehingga mengakibatkan polusi dari transportasi, dan kurangnya ruang hijau yang seharusnya dapat menyerap gas tersebut. Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah banyak yang telah mengalihfungsikan, dari ruang terbuka menjadi ruang terbangun. Hal ini akan mengurangi ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau yang sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas lingkungan.

Sebagian besar sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya. Ketika energi ini mengenai permukaan Bumi, ia akan berubah dari cahaya menjadi panas. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun, sebagian panas terperangkap di atmosfer bumi sehingga mengakibatkan menumpuknya jumlah gas rumah kaca. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali gelombang yang dipancarkan oleh Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Hal ini terjadi berulang-ulang dan menyebabkan meningkatnya suhu bumi
Pemanasan global telah menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim. Seperti terjadinya hujan lebat yang mengakibatkan banjir bandang dan longsor, munculnya angin puting beliung, bahkan kekeringan. Hal ini dapat menyebabkan banyak kerugian bagi masyarakat. Hal yang saat ini perlu dilakukan adalah mencari solusi untuk mengurangi gas rumah kaca, tentang minimnya ruang terbuka hijau, melakukan gerakan go green.
Rumusan Masalah
Bagaimanakah pemanasan global itu ?
Bagaimana pemanasan global dapat terjadi ?
Bagaimana dampak dari pemanasan global ?
Tentukan hubungan antara pemanasan global dengan perubahan iklim ?
Bagaimana cara mengatasi pemanasan global ?
Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui secara jelas apa itu pemanasan global
Untuk mengetahui penyebab terjadinya pemanasan global
Untuk mengetahui dampak dari pemanasan global
Untuk mengetahui hubungan antara pemanasan global dengan perubahan iklim
Untuk mengetahui bagaimana cara manusia mengatasi pemanasan global lebih lanjut
Manfaat Penulisan
Memberikan penjelasan mengenai pemanasan global, penyebabnya, dampaknya dan cara mencegahnya.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Bab II Pembahasan
Pengertian Pemanasan Global
Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi yang disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C selama seratus tahun terakhir. Pemanasan Global akan diikuti dengan Perubahan Iklim, seperti meningkatnya curah hujan dan kekeringan
Penyebab terjadinya pemanasan global
Efek rumah kaca
Efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi. Sebenarnya efek rumah kaca mempunyai dampak positif, yaitu tanpa adanya efek rumah kaca bumi akan menjadi sangat dingin (-18 °C), namun jika berlebihan justru berbahaya ,karena akan mengakibatkan pemanasan global.

Meningkatnya gas karbon monoksida dari kendaraan bermotor.

Semakin banyaknya penduduk yang ada dan juga populasi manusia akan terus bertambah maka jumlah kendaraan bermotor juga akan selalu bertambah. Kendaraan bermotor menghasilkan gas karbon monoksida. Karbon monoksida pada konsentrasi yang tinggi dapat mempengaruhi pernapasan manusia. Karbon monoksida dapat mengurangi kemampuan darah dalam membawa oksigen. Kekurangan oksigen dalam aliran darah dan jaringan tubuh akan menurunkan kinerja tubuh dan pada akhirnya dapat menimbulkan kerusakan dalam organ-organ tubuh.

Polusi udara dari industri pabrik
Semakin banyaknya industri pabrik yang tidak terkontrol dan tidak memperhatikan kelestarian lingkungan dapat menyebabkan kerugian bagi alam misalnya menyebabkan polusi udara yang membuat lingkungan tercemar. Polusi udara dari gas-gas pabrik yang tidak terkontrol juga akan menyebabkan penyakit saluran pernapasan seperti asma, paru kronis, penyakit jantung  dan lain-lain.

Polusi metana oleh pertanian, perkebunan, dan peternakan
Metana tergolong salah satu gas yang mempengaruhi pemanasan global, Metana berasal dari alam seperti lautan, lapisan es permanen, tanah-tanah yang gembur, serta berasal dari hewan dan aktivitas manusia. Dari berbagai macam sumber dikatakan bahwa 14,5 persen dari total emisi gas rumah kaca di dunia disebabkan oleh ternak terutama sapi. Live Science melaporkan per tahun seekor sapi menghasilkan gas metana 120 kg, domba 8 kg dan manusia hanya 0,12 kg. Metana berperan dalam mempertipis lapisan ozon yang melindungi bumi.

Penggunaan CFC yang tidak terkontrol
Cloro Fluoro Carbon (CFC) merupakan salah satu penyebab pemanasan global, CFC adalah Cloro Fluoro Carbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Gas CFC ini biasanya dihasilkan oleh peralatan pendingin udara seperti AC dan kulkas.

Konsep rumah modern
Saat ini konsep rumah modern banyak yang terdiri dari kaca. Namun hal ini dapat menyebabkan cahaya memantul ke udara sehingga akan menyebabkan efek rumah kaca. Artinya cahaya yang mengenai bangunan tersebut tidak diserap melainkan dipantulkan lagi ke udara.

Bocornya lapisan ozon
Sinar matahari yang memancar kebumi tidak langsung sampai kebumi, karena terdapat lapisan ozon yang melakukan penyaringan terlebih dahulu. Hal ini terjadi jika lapisan ozon masih normal. Namun yang terjadi adalah lapisan ozon sudah menipis bahkan ada yang berpendapat sudah bocor. Sebuah sumber mengatakan bahwa: Berdasarkan pemantauan menggunakan instrumen Total Ozone Mapping Spectrometer (TOMS) pada satelit Meteor 3 dan Nimbus 7, kerusakan ini (kerusakan pada ozon) telah menghasilkan sebuah lubang yang dikenal sebagai lubang ozon di kedua kutub bumi.

Pengrusakan hutan dan pembakaran hutan secara ilegal
Pembakaran hutan juga berperan dalam terjadinya pemanasan global. Hutan mempunyai fungsi menyerap gas karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Jika semakin banyak adanya penebangan liar, maka jumlah karbondioksida di atmosfer akan semakin banyak yang pada akhirnya menyebabkan pemanasan global. Oleh karena itu diperlukannya reboisasi dan penghijauan pada hutan agar pohon-pohon dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen.

Luas hutan yang semakin menurun
Hutan merupakan paru-paru dunia. Saat ini hutan yang ada luasnya semakin berkurang. Beberapa penyebab berkurangnya hutan antara lain karena banyak beralihnya kawasan hutan menjadi kawasan pertanian atau industri. Luas hutan yang semakin berkurang juga berarti kurangnya pepohonan. Kekurangan pepohonan bisa menimbulkan pemanasan global, sebab pepohonan dapat membantu untuk mengatasi suhu panas karena pepohonan menyerap gas karbon dioksida dan akan menghasilkan oksigen yang dapat mencegah terjadinya pemanasan global. Pepohonan memiliki fungsi penting bagi lingkungan, karena pohon dapat membuat nuansa lingkungan menjadi sejuk, jauh dari pencemaran udara dan mengurangi polusi.

Boros nya pemakaian listrik
Penggunaan listrik yang wajar dan sesuai kebutuhan tentu perilaku manusia bijak. Tapi untuk hemat dalam penggunaan listrik bukanlah pekerjaan yang mudah bagi sebagian besar orang. Himbauan atau kampanye hemat listrik (Save Energy) sudah banyak di lakukan, tapi tetap saja banyak rumah yang boros dalam pemakaian listrik. Pemakaian listrik ini sebenarnya tidak begitu berpengaruh pada pemanasan global asalkan dalam batas penggunaan yang wajar. Namun pemakaian listrik yang berlebihan secara tidak langsung dapat menambah gas karbon dioksida.

Penggunaan Pupuk Kimia yang Tidak Wajar
Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, tidak jarang para petani menggunakan pupuk kimia secara berlebihan, padahal hal tersebut akan berdampak buruk pada tanaman mereka. Bahan utama pembuatan pupuk adalah nitrogen oksida, dimana nitrogen oksida ini merupakan zat yang jauh lebih kuat dari karbondioksida sebagai perangkap panas. Untuk itu, diharapkan para petani bisa menggunakan pupuk secara proporsional, atau alangkah lebih baik jika para petani menggunakan pupuk organik pada lahan pertanian mereka.

Usia Bumi Yang sudah tua
Usia planet bumi yang sudah mencapai usia 4,6 miliar tahun dimungkinkan menjadi salah satu penyebab semakin mudah nya terjadi pemanasan global. Dimungkinkan pemanasan global bisa menjangkiti bumi dengan mudah karena bumi sendiri kondisinya sudah rusak, tanah dan air yang tercemar limbah dan udara yang semakin tercemar polusi.

Dampak Pemanasan Global
Iklim Mulai Tidak Stabil
Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat.

Peningkatan permukaan laut
Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi.Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inchi) pada abad ke-21.

 Suhu global cenderung meningkat
Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian Selatan Kanada, sebagai contoh, mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Di lain pihak, lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh.Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat.

Hubungan antara pemanasan global dengan perubahan iklim
Pemanasan global pada dasarnya adalah peningkatan suhu rata-rata udara di permukaan bumi. Di sisi lain, iklim sangat dipengaruhi oleh berbagai parameter iklim seperti kecepatan dan arah angin yang sangat dipengaruhi oleh tekanan udara dan suhu udara, selain kelembaban udara dan curah hujan yang dipengaruhi oleh radiasi matahari. Dengan terjadinya pemanasan global, berbagai parameter iklim akan terganggu sehingga secara jangka panjang iklim akan mengalami perubahan yang bersifat permanen. 
Cara mengatasi pemanasan global
Kurangi menggunakan kendaraan bermotor dengan memakai sepeda atau jalan kaki juga baik untuk kesehatan
Jangan menggunakan pengering mesin cuci, lebih baik baju dijemur langsung di bawah sinar matahari
Gantilah lampu dengan lampu hemat energi karena jika kita mengganti satu lampu hemat energi berarti kita sudah menghemat 400kg CO2
Daur sampah organik. karena sampah menyumbang 3% emisi gas rumah kaca melalu metana.

Menanam pohon
Mengurangi bangunan rumah kaca
.

Bab III Penutup
Kesimpulan
Pemanasan global merupakan peningkatan suhu permukaan bumi. Hal ini tentunya akan menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kehidupan kita. Pemanasan global akan menimbulkan perubahan iklim yang ekstrim. Perubahan iklim ini dapat menyebabkan berbagai bencana alam yang menimbulkan kerugian bagi kehidupan. Kita harus mencari cara untuk mengatasi pemanasan global agar tidak berlanjut.

Saran
Untuk menjaga dan melestarikan bumi ini harus kita harus memiliki kesadaran masing-masing. Marilah kita menyelamatkan bumi yang telah memberikan kita kehidupan yang sempurna ini.

x

Hi!
I'm Kim!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out